PEMBAHASAN PISCES
1.
Ikan tenggiri (Scomberomorus cavalla)
Klasifikasi :
Kerajaan:
Animalia
Filum :
Chordata
Kelas :
Actinopterygii
Ordo :
Perciformes
Famili :
Scombridae
Genus :
Scomberomorus
Spesies : Scomberomorus
cavalla
Deskripsi :
Ikan tenggiri bertubuh
memanjang, memipih lumayan kuat pada sisi-sisinya, telanjang tidak bersisik
kecuali pada gurat sisinya (bidang corselet tidak jelas), punggungnya
berwarna hijau-kebiruan, sisik berwarna perak, dengan pola garis-garis berwarna
biru gelap, warnanya akan semakin pudar ketika mati. Moncong meruncing, dengan
mulut lebar dan gigi-gigi yang tajam dan kuat di rahang atas dan bawah. Panjang
moncong (snout length) lebih pendek daripada sisa kepala bagian
belakang. Sirip punggung dalam dua berkas, yang depan dengan XIII – XXII
jari-jari keras (duri). Sirip punggung dan sirip anal diikuti oleh banyak sirip
kecil tambahan (finlet).
Manfaat :
Ikan Tenggiri juga mengandung asam lemak Omega 3 yang dapat dimanfaatkan
untuk menjaga kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah tinggi, serta
penyakit lain yang berhubungan dengan penyumbatan pembuluh darah, serta menekan
pertumbuhan sel-sel kanker. Dipasar selain dijual segar banyak juga yang
diasinkan dan dipindang bahkan ada yang dibuat: Empek-empek, Otak-otak dan
Kerupuk karena dagingnya yang begitu halus dan gurih. Berbagai cara memasaknya
pun sudah banyak. Dan juga sangat cocok sekali jika ikan ini diolah menjadi
steak, pasalnya ikan ini tidak memiliki banyak duri.
Habitat :
Tenggiri kecil biasanya ditemukan disekitar pulau karang yang kedalamannya
hanya beberapa meter. Sedangkan yang lebih besar, biasanya terdapat di daerah
sekitar tebing karang dan tubiran, serta daerah dimana sering terdapat tali
arus dan bukit di bawah laut (tandes) yang kedalamannya berkisar 50-70m.
Ikan Tenggiri merupakan ikan pelagis yang gemar memangsa ikan lain yang
berukuran lebih kecil, tetapi juga kerap menyambar ikan lain yang berukuran
lebih besar, dengan terlebih dahulu memotong tubuh mangsanya menjadi dua.
Penyebaran :
Ikan tenggiri adalah
ikan dari suku Scombridae yang ditemukan di lautan tropis dan subtropis.
Tengiri adalah ikan yang menghuni perairan tropika dan subtropika Indo-Pasifik.
Ikan ini termasuk ikan
perenang tercepat dan juga termasuk ikan buas, predator dan karnivora.
Penyebarannya terdapat di laut Merah, dekat pantai Timur Afrika, Laut-laut
India, Malaysia, Indonesia dan sekitarnya. Ikan ini banyak disukai
orang-orang .
2.
Ikan bluefish ( Pomatomus
Saltatrix )

Klasifikasi :
Kerajaan : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Osteichthyes
Ordo : Perciformes
Famili : Pomatomidae
Genus : Pomatomus
Spesies : Pomatomus
saltatrix
Deskripsi :
Pomatomus
saltatrix berbentuk persegi panjang dan spesies predator
streamline yang mencapai 1m (3,3 kaki). Remaja yang lebih tua dan ikan dewasa
cenderung memisah ke individu berukuran sama. Kepala
besar, Rahang atas meluas ke bagian belakang mata. Semakin rendah rahang dari mulut dan memiliki deretan
panjang, gigi yang tidak merata di setiap sisi. Lidah,
vomer, dan tulang palatin kepala semua memiliki band gigi villiform. Warna tubuh kebiruan kehijauan bagian punggung, memudar ke
bagian perut perak. Satu-satunya tanda yang jelas
pada permukaan tubuh terjadi pada dasar dari sirip dada, yang masing-masing
blotched dengan patch kecil gelap. Sisik sisir
menutupi opercule, pipi, dan tubuh. Sembilan
puluh lima skala dijalankan sepanjang garis lateral. spinosus dari sirip punggung memiliki 8 - 9 duri dan
dipisahkan oleh takik dari sirip punggung lunak, yang memiliki 24-25 duri.
Sirip dubur mencerminkan sirip punggung lembut dan
memiliki 2-3 duri kecil dan 26-28 jari lunak. Sirip
dada yang rendah pada tubuh, dengan sirip perut. Bluefish bisa berbahaya dan menggigit.
Habitat :
Bluefish hidup hampir di seluruh dunia di
perairan beriklim sedang dan tropis di seluruh kontinental dan muara. Hal ini hanya dari utara dan tengah Samudera Pasifik.
Di Atlantik Barat, dari Nova Scotia selatan melalui
Brazil, Uruguay dan Argentina, termasuk Bermuda, Teluk Meksiko, Bahama, dan
Kuba utara.
Bluefish bisa musiman berlimpah sepanjang
pantai Florida, terutama di akhir musim gugur dan musim dingin saat musim
dingin, ikan bermigrasi ke pantai timur Florida. Selama
waktu ini, bluefish dapat umum dalam Sungai Lagoon India, terutama di sekitar
inlet.
Bluefish adalah ikan yang bermigrasi,
spesies pelagis yang bergantung pada kedua perairan landas kontinen dan muara
dan daerah pembibitan masing-masing. Dewasa
ditemukan pada kedalaman 2 - 200m (6,6-219 meter). Di perairan pantai daerah, mereka cenderung paling umum di
sepanjang pantai energi tinggi, tetapi juga bisa menjadi umum di muara dan
kadang-kadang di daerah air payau. Ikan-ikan
kecil yang umum di perairan pantai yang dangkal dimana kedalaman melebihi 2m
(6,6 kaki).
3.
Steelhead trout ( Oncorhynchus
mykiss )
Klasifikasi :
Kerajaan: Animalia
ChordataFilum : Chordata
OsteichthyesKelas : Osteichthyes
SalmoniformesOrdo : Salmoniformes
Famili Salmonidae: Salmonidae
Genus : Oncorhynchus
Spesies : Oncorhynchus mykiss
ChordataFilum : Chordata
OsteichthyesKelas : Osteichthyes
SalmoniformesOrdo : Salmoniformes
Famili Salmonidae: Salmonidae
Genus : Oncorhynchus
Spesies : Oncorhynchus mykiss
Deskripsi
:
Ikan ini disebut rainbow trout, Berat sampai 55 pon (25 kg), tapi
biasanya jauh lebih kecil, Badan memanjang, panjang hingga 45 inci (120 cm), tetapi biasanya jauh
lebih kecil, penampilan gelap zaitun dalam warna, shading putih keperakan di
bagian bawah dengan tubuh berat berbintik dengan garis merah muda-merah di
sepanjang sisi mereka, di laut mereka menjadi lebih perak, masa hidup sampai
dengan 11 tahun; sexually mature at 2-3 yearsdewasa secara seksual pada 2-3 tahun, makanan zooplankton
sementara pada saat muda, adults feed on
aquatic and terrestrial insects, mollusks, crustaceans, fish eggs, minnows, and
other small fishes (including other trout)dewasa
memakan serangga air, moluska,
crustacea, telur ikan, ikan kecil, dan ikan kecil lainnya (termasuk ikan
lainnya).
Habitat :
Mereka
hidup disepanjang air sungai, beberapa tinggal di air
tawar sepanjang hidup mereka. Ikan yang
bermigrasi ke laut bertubuh ramping, menjadi lebih keperakan dalam warna, dan
biasanya tumbuh jauh lebih besar dari rainbow trout yang tetap di air tawar.
Dewasa bermigrasi dari lingkungan laut ke sungai, air
tawar dan sungai kelahiran mereka untuk kawin (disebut anadromy). Unlike other Pacific
salmonids, they can spawn more than one time (called iteroparity). Tidak seperti salmon Pasifik lainnya, mereka dapat menelurkan
lebih dari satu kali (disebut iteroparity). Migrations can be hundreds of miles. Migrasi dapat ratusan mil. Mereka mampu bertahan dalam
berbagai kondisi suhu.
4.
Belut listrik ( Electrophorus electricus )
Klasifikasi
:
Kerajaan: Animalia
ChordataFilum : Chordata
OsteichthyesKelas : Osteichthyes
SalmoniformesOrdo : Gymnotiformes
Famili Salmonidae: Electrophoridae
Genus : Electrophorus
Spesies : Electrophorus electricus
ChordataFilum : Chordata
OsteichthyesKelas : Osteichthyes
SalmoniformesOrdo : Gymnotiformes
Famili Salmonidae: Electrophoridae
Genus : Electrophorus
Spesies : Electrophorus electricus
Deskripsi
:
Belut listrik tidak
benar-benar belut, mereka sebenarnya ostariophysians, namun memiliki kemiripan
fisik yang kuat untuk belut sejati.
Tubuh panjang dan seperti ular, kurang ekor, sirip punggung dan panggul.
Panjang tubuhnya bisa sepanjang 2,5 m. Mereka juga memiliki sirip anal yang sangat memanjang, yang
digunakan sebagai alat gerak. Ini
adalah bentuk silinder dengan kepala agak pipih dan mulut besar.
Organ penting untuk ikan semua di bagian anterior tubuh dan hanya mengambil
sekitar 20 persen dari ikan. Di bagian
belakang tubuh berisi organ listrik.
Mereka memiliki insang, meskipun tidak sumber utama mereka asupan oksigen.
Belut listrik adalah bernapas udara wajib. Mereka menerima hampir 80 persen oksigen
melalui mulut vascularized sangat mereka. Sebuah
tebal, kulit licin menutupi seluruh tubuh E. electricus. Kulit digunakan sebagai
lapisan pelindung, sering dari arus listrik mereka sendiri yang diproduksi. Belut listrik berkisar dari abu-abu sampai
kecoklatan / berwarna hitam dengan beberapa warna kekuningan pada bagian ventral
anterior tubuh.
Habitat
:
E.
electricus diam terutama pada dasar berlumpur
sungai dan kadang-kadang rawa, prefering daerah sangat teduh. Namun, mereka harus muncul ke permukaan agak sering
untuk mendapatkan hingga 80 persen oksigen mereka melalui metode ini.
Fitur ini memungkinkan E. electricus untuk bertahan hidup dengan nyaman dalam air yang
memiliki konsentrasi yang sangat rendah oksigen terlarut.
5.
Tiger fish ( Datnioides microlepis )
Klasifikasi
:
Kerajaan: Animalia
ChordataFilum : Chordata
OsteichthyesKelas : Osteichthyes
SalmoniformesOrdo : Perciformes
Famili Salmonidae: Datnioididae
Genus : Datnioides
Spesies : Datnioides microlepis
ChordataFilum : Chordata
OsteichthyesKelas : Osteichthyes
SalmoniformesOrdo : Perciformes
Famili Salmonidae: Datnioididae
Genus : Datnioides
Spesies : Datnioides microlepis
Deskripsi
:
Ukuran maksimalnya yaitu sekitar 45 cm, namun di akuarium jarang ada yang
mencapai ukuran itu karena spesies ini memiliki pertumbuhan yang lambat bahkan
butuh beberapa tahun untuk mencapai ukuran 30 cm. Tubuhnya memiliki warna kuning keemasan yang dipadu dengan adanya garis-garis hitam yang tebal. Coraknya yang seperti macan. Di alam aslinya indodats adalah ikan predator sehingga indodats memerlukan pakan yang hidup seperti ikan kecil, udang, atau cacing. Ikan yang bisa masuk ke mulutnya dapat dilahap oleh ikan ini sehingga lebih baik ikan ini dipelihara bersama ikan yang sama atau lebih besar ukurannya.
Habitat :
mencapai ukuran itu karena spesies ini memiliki pertumbuhan yang lambat bahkan
butuh beberapa tahun untuk mencapai ukuran 30 cm. Tubuhnya memiliki warna kuning keemasan yang dipadu dengan adanya garis-garis hitam yang tebal. Coraknya yang seperti macan. Di alam aslinya indodats adalah ikan predator sehingga indodats memerlukan pakan yang hidup seperti ikan kecil, udang, atau cacing. Ikan yang bisa masuk ke mulutnya dapat dilahap oleh ikan ini sehingga lebih baik ikan ini dipelihara bersama ikan yang sama atau lebih besar ukurannya.
Habitat :
Diketahui ikan ini hanya hidup di wilayah negara Indonesia, yaitu di
sekitar pulau Kalimantan dan Sumatera sehingga ikan ini masih termasuk ikan
asli Indonesia. Habitatnya berada di sungai, danau, dan kanal. Ikan ini juga
sering ditemukan di daerah-daerah yang banyak vegetasinya atau pada akar pohon
yang terendam.
6.
Ikan
kerapu bebek ( Chromileptes altivelis
)
Klasifikasi
:
Kerajaan: Animalia
ChordataFilum : Chordata
OsteichthyesKelas : Actinopterygii
SalmoniformesOrdo : Perciformes
Famili Salmonidae: Serranidae
Genus : Chromileptes
Spesies : Chromileptes altivelis
ChordataFilum : Chordata
OsteichthyesKelas : Actinopterygii
SalmoniformesOrdo : Perciformes
Famili Salmonidae: Serranidae
Genus : Chromileptes
Spesies : Chromileptes altivelis
Deskripsi :
Kerapu tikus atau bebek (Chromileptes
altivelis) adalah satu dari 46 spesies ikan kerapu yang hidup di berbagai
tipe habitat perairan laut. Bentuk tubuhnya agak pipih dan berwarna dasar
abu-abu dengan bintik-bintik hitam di seluruh permukaan tubuh. Kepalanya kecil
dengan moncong agak meruncing. Kepala yang kecil mirip bebek menyebabkan jenis
ikan ini popular disebut kerapu bebek dan moncongnya yang meruncing menyerupai
moncong tikus menyebabkan ikan ini disebut kerapu tikus. Ukuran ikan kerapu
yang sering di gunakan untuk konsumsi adalah berkisar 0,5 – 2 kg. Di pasar
internasional ikan kerapu bebek dikenal dengan nama polka-dot grouper
atau humpbacked rocked. Selain dijual untuk konsumsi, ikan kerapu
tikus muda sering digunakan sebagai ikan hias dan populer dengan nama grace
kelly.
Habitat :
Habitat asli dari kerapu tikus
ini di kawasan terumbu karang di perairan – perairan dangkal hingga 100 m di
bawah permukaan laut. Lokasi kapal tenggelam juga menjadi rumpon yang nyaman.
Kerapu muda hidup di perairan karang pantai dengan kedalaman 0,5 – 3 m. Habitat
favoritnya adalah perairan dengan dasar pasir berkarang yang ditumbuhi padang
lamun (seagrass) Selanjutnya menginjak dewasa akan bergerak ke
perairan yang lebih dalam antara 7 – 40 m. Perpindahan ini biasanya berlangsung
pada siang dan sore hari. Hidup mereka biasanya membentuk kelompok yang tidak
terlalu besar. Daerah penyebarannya antara lain di wilayah perairan Pulau
Sumatera, Kep. Riau, Jawa, Teluk Banten, Luwuk Banggai, Teluk Tomini, Ambon,
Ternate, Kepulauan Seribu, Bangka, Lampung Selatan, dan beberapa kawasan
terumbu karang lain
7.
Longnose Gar ( Lepisosteus
osseus )
Klasifikasi :
Kerajaan: Animalia
ChordataFilum : Chordata
OsteichthyesKelas : Actinopterygii
SalmoniformesOrdo : Lepisosteiformes
Famili Salmonidae: Lepisosteidae
Genus : Lepisosteus
Spesies : Lepisosteus osseus
ChordataFilum : Chordata
OsteichthyesKelas : Actinopterygii
SalmoniformesOrdo : Lepisosteiformes
Famili Salmonidae: Lepisosteidae
Genus : Lepisosteus
Spesies : Lepisosteus osseus
Deskripsi :
merupakan ikan primitif dari keluarga Gar yang juga dikenal dengan
Needlenose Gar. Ikan yang juga dikenal dengan Billy Gar dan Billfish ini
tersebar di kawasan Amerika Utara termasuk Kanada, USA dan Meksiko. Di Amerika,
populasi terbanyak terpusat bagian selatan, Texasm Alabama (sungai Cahaba) dan
sepanjang aliran sungai Misissipi. Ikan sport ini mempunyai ukuran tubuh
maksimal 200 cm dengan berat sekitar 4 Kg. Namun jika di pelihara, panjang ikan
hanya mencapai maksimal 90 cm. Rekor dunia untuk ukuran ikan ini pernah di
tangkap di sungai Trinity Texas dengan ukuran panjang 2 m dan berat 50,31
pounds. Masa hidup ikan berkisar antara 17-20 tahun. Sebagai keluarga gar,
longnose gar juga mempunyai paru-paru primitif yang memberikan kemampuan pada ikan
untuk bernafas langsung di udara. Hal ini berarti ikan masih dapat bernafas
untuk beberapa waktu walaupun tidak berada didalam air. Mereka sering
menyodokkan moncong dengan cepat ke permukaan air yang bertujuan untuk
mengambil udara secara langsung. Walaupun demikian, ikan ini tidak harus
bernafas dengan mengambil langsung di udara karena ikan mempunyai insang yang
masih berfungsi seperti spesies ikan lainnya. Pada moncong tersebut
terdapat banyak gigi yang menyerupai jarum. Tubuhnya berbentuk silindris yang
memanjang dan ditutupi oleh sisik yang berbentuk wajik, keras serta tidak
bertumpang tindih. Umumnya mereka memiliki warna tubuh keperakan atau kehijauan
dengan warna putih terang pada bagian perut.
Habitat
:
Habitatnya
adalah berbagai biotipe dari danau besar, sungai sampai anakan sungai,
bendungan dan kolam. Walaupun hidup di air tawar, beberapa dijumpai hidup pada
habitat payau. Mereka dapat hidup di perairan berarus pelan bahkan tak berarus
sekalipun. Ikan ini hidup pada perairan dalam, bersuhu hangat dengan vegetasi
yang melimpah. Longnose gar mempunyai fisik yang khas yaitu moncong yang
panjang dan menyempit.
8.
Pari Motoro Stingrays ( Potamotrygon
Motoro )

Klasifikasi :
Kerajaan : Animalia
ChordataFilum : Chordata
ChordataFilum : Chordata
Kelas : Chondreichthyes
Ordo :
Rajiformes
Family :
Dasyatidae
Genus :
Potamotrygon
Jenis :
Potamotrygon Motoro
Deskripsi :
Potamos berarti
'sungai' dalam bahasa Yunani, sedangkan bagian kedua, Trygon, berarti
'tiga sudut' , dan bisa merujuk ke bentuk tubuhnya. Tubuh ocellate sungai ikan
pari adalah cakram oval, dengan permukaan atas coklat keabu-abuan dengan
bintik-bintik berpola kuning-oranye yang berbeda, dan bawah putih. Sementara
ocellate sungai ikan pari adalah spesies yang indah, jauh takut untuk tulang
belakang tunggal ditanggung di ujung ekor yang kuat, yang mampu memberikan
sengatan yang menyakitkan. The
ocellate Sungai ikan pari sering ditemukan berbaring diam, dimakamkan di
sedimen berpasir di bagian bawah sungai, terutama selama bagian terpanas dari
hari. Seperti semua ikan pari, betina dari spesies ini memproduksi telur,
tetapi ini berkembang di dalam betina. Menetas muda dalam wanita dan kemudian 'lahir' hidup setelah kehamilan jangka waktu tidak lebih dari tiga bulan.
Kematangan seksual dicapai pada sekitar usia tiga tahun, ketika ikan pari
berukuran antara 30 dan 35 cm. plankton adalah makanan pertama yang diambil
setelah lahir. Remaja
melengkapi makanan mereka moluska kecil (Lamellibranchs dan Gastropoda),
krustasea dan larva serangga air. Ikan dari
keluarga Loricaridae, Astyanax sp.
dan Pimelodella gracilis ditemukan di isi lambung ikan dewasa.
Habitat :
Di semua aliran sungai, ocellate ditemukan di
perairan tenang, terutama pada daerah berpasir laguna, brooks dan sungai.
9.
Ikan diskus ( Symphysodon discus )
Klasifikasi :
Kerajaan : Animalia
ChordataFilum : Chordata
ChordataFilum : Chordata
Kelas : Actinopterygii
Ordo :
Perciformes
Family :
Cichlidae
Jenis :
Symphysodon discus
Deskripsi :
Ikan Discus (Symphysodon discus
) merupakan ikan air tawar
yang sangat eksotik bahkan dianggap sebagai rajanya ikan hias air tawar oleh
beberapa hobbies. Discus dalam genus Symphysodon terdiri dari tiga spesies
untuk saat ini, diantaranya Discus umum (S. aequifasciatus), Discus heckel (S.
discus) dan spesies terbaru S. tarzoo. Namun studi lebih
lanjut (2007) menyatakan bahwa genus ini hanya terdiri dari S. aequifasciatus
(Discus hijau), S. haraldi (Discus umum, biru dan cokelat) dan S. discus
(Discus heckel). Perbedaan ini kemungkinan hanya perbedaan istilah. Ikan dari
keluarga Cichlide ini berasal dari sungai Amazon di Amerika Selatan. Kondisi
air yang cukup lunak dan sedikit asam di habitat aslinya, membuat ikan ini
sangat sensitif terhadap kondisi air saat dirawat dalam aquarium. Oleh karena
itu perawatan aquarium sangat harus diperhatikan dan tidak dianjurkan untuk
para hobbies pemula. Bentuk tubuh genus Symphysodon adalah pipih dan melebar.
Namun yang membedakan dengan golongan cichlide lainnya adalah selain pipih,
ikan genus ini juga membulat atau cenderung seperti lingkaran. Ikan Discus
mempunyai variasi warna yang menakjubkan. Selain variasi warna, adanya variasi
corak tubuh membuat ikan ini semakin berkelas. Variasi ini masih menimbulkan
perdebatan apakah subspesies ini berasal dari spesies yang sama atau berbeda.
Walaupun beberapa dari variasi tersebut adalah hibrids yakni hasil persilangan
dari dua jenis discus yang mempunyai penampilan berbeda.
Habitat :
Habitat asli diskus (Symphysodon
discus) adalah Rio Negro dan perairan tenang Sungai Amazon. Sifatnya
omnivora. Gerakannya sangat halus. Ikan ini pun terkenal sebagai "King of
Aquarium". Disebut diskus karena bentuk tubuhnya bulat seperti cakram.
10. Polypterus
senegalus

Klasifikasi :
Kerajaan : Animalia
ChordataFilum : Chordata
ChordataFilum : Chordata
Kelas : Actinopterygii
Ordo :
Polypteriformes
Family :
Polypteridae
Genus :
Polypterus
Jenis :
Polypterus senegalus
Deskripsi
:
Polypterus senegalus juga
dipanggil ikan Palmas,ia merupakan ikan yang tergolong dalam Family
Polypteridae (Bichir), artinya ikan bersirip banyak. Ikan Palmas disebut ikan
naga karena mirip betul dengan ular
naga dalam legenda Tiongkok.Ikan
ini termasuk ikan primitif dan sering disebut sebagai "snake like fish" (ikan mirip
ular).Palmas, merupakan salah satu jenis ikan purba/jurasic fish. Penyebaran adalah di Afrika Barat.Palmas
adalah ikan pemangsa (predator), carnivora. Ikan ini mempunyai kemampuan untuk
mengambil udara dengan alat yang telah termodifikasi sedemikan rupa menyerupai
paru-paru, disamping itu ia mampu untuk merayap diatas tanah dengan menggunakan
sirip dadanya yang kuat. Panjang rata-rata ikan palmas adalah 30 cm. Hidup pada
kitaran air pH 6.5 - 7, dan temperatur 16-27 ° C. Sebagai carnivora, makanan
utama palmas adalah makanan hidup berupa ikan kecil, atau daging-dagingan lain
seperti daging udang atau daging ikan. Semua Polypterus adalah pengumpan
lambat. Sebagai ikan nokturnal ketika mereka mencium aroma makanan (menggunakan
reseptor tersebut), mereka mulai lambat (agak acak) pencari yang akhirnya akan
menuntun mereka ke makanan.
Habitat :
Di daerah yang luas yang membentang dari lembah Sungai
Nil ke Afrika sub-Sahara) sehingga berurusan dengan parameter air sangat
bervariasi termasuk kimia, suhu dan sebagainya. Di aliran yang sangat moderat,
dalam badan air yang dangkal / benar-benar dangkal dengan banyak tempat
bersembunyi (misalnya cabang atau pohon jatuh). Kemungkinan air akan kekeruhan
ekstrim dengan banyak lumpur maka ikan mengambang.







